04 February 2012

KEMAGNETAN

SEJARAH MAGNET

Lebih dari 2000 tahun yang lalu, orang Yunani yang hidup di Magnesia menemukan batu yang istimewa. Batu tersebut dapat menarik benda-benda yang mengandung logam. Ketika batu itu digantung sehingga dapat berputar, salah satu ujungnya selalu menunjuk arah utara. Karena batu itu ditemukan di Magnesia, orang Yunani menamainya magnetit. Orang Yunani tidak mengetahui lebih lanjut bagaimana sifat-sifatnya, namun mereka telah mengamati ciri-ciri bahan yang disebut magnet

SIFAT – SIFAT MAGNET :

  • Dapat menarik benda-benda yang terbuat dari logam
  • Jika digantung bebas akan selalu menunjuk utara dan selatan

Bahan Magnetik

Bahan magnetik adalah : bahan yang dapat ditarik oleh magnet.
Bahan-bahan magnetik dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu :
  1. Bahan ferromagnetik, yaitu bahan yang ditarik oleh magnet dengan gaya yang kuat. Bahan ini misalnya besi, baja, kobalt dan nikel.
  2. Bahan paramagnetik, yaitu bahan yang ditarik oleh magnet dengan gaya yang lemah. Bahan ini misalnya aluminium, platina, dan mangaan.
Sedangkan bahan yang tidak dapat ditarik oleh magnet disebut bahan diamagnetik.

Macam – macam magnet berdasarkan bentuknya :
  1. Magnet batang
  2. Magnet jarum
  3. Magnet ladam / magnet U
  4. Magnet silinder /. magnet cakram

Berdasarkan asalnya magnet terdiri dari magnet alamiah dan magnet buatan.
Magnet alam meliputi magnet bumi dan batuan-batuan yang terdapat di alam

Magnet dapat dibuat dengan cara :
  • Induksi
  • Menggosok bahan magnetik dengan magnet yang sudah jadi
  • Mengaliri dengan arus listrik DC bahan magnetik yang dililiti dengan kawat kumparan (elektromagnetik)
Cara menghilangkan sifat kemagnetan :
  • Dipukul-pukul
  • Dipanaskan / dibakar
  • Dialiri arus AC

Aku hanya guru Go-Blog yang suka berbagi informasi demi kemajuan dunia pendidikan.